Diperkirakan lebih dari 40 juta orang menderita diabetes dan membutuhkan pengobatan seumur hidup di dunia. Diabetes membutuhkan manajemen diri setiap hari. Walaupun mekanismenya terkadang sulit, tapi manfaat yang akan didapatkan sangat nyata. Pengetahuan tentang penyakit diabetes dan kesadaran akan gaya hidup merupakan kunci pengelolaan diri yang baik agar penyakit tersebut terkontrol dengan baik. Begitu juga dengan pemberdayaan diri dan pendekatan positif dapat membantu membuat diri lebih baik dan mengurangi resiko komplikasi

Apakah Diabetes merupakan penyakit yang progresif?

Ya. Cara kita merawat dan mengobati penyakit diabetes di sepuluh tahun lalu berbeda dengan cara kita melakukan perawatan diabetes hari ini. Perawatan terhadap diabetes telah berubah selama sepuluh tahun terakhir. Dosis obat yang telah kita minum di masa lalu mungkin tidak berlaku lagi hari ini. Selain itu, dengan seiring bertambahnya usia dan bertambah tua, kebutuhan akan kesehatan juga berubah. Terapi kesehatan yang dijalani pun tidak terpaku di satu jenis terapi saja.

Bagaimana Diabetes mempengaruhi tubuh?

Bila diabetes tidak terkontrol dengan baik, kadar gula dalam darah akan naik. Gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada banyak bagian organ tubuh termasuk, mata, jantung, kaki, saraf dan ginjal. Selain itu diabetes juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh darah

Bagaimana diabetes mempengaruhi ginjal?

Ginjal kita mengandung saringan yang berisi pembuluh darah kecil. Kadar gula dalam darah dapat menyebabkan pembuluh darah ginjal menjadi tersumbat. Bila filter ini tidak dapat mendapatkan cukup darah, maka hanya sedikit limbah dan cairan yang akan dikeluarkan dari tubuh. Diabetes juga bisa menyebabkan kerusakan saraf di tubuh, sehingga sulit mengosongkan kandung kemih. Tekanan yang disebabkan oleh hal-hal diatas dapat melukai ginjal atau menyebabkan infeksi

Lalu, apa itu penyakit ginjal?

Jika kamu memiliki penyakit ginjal, berarti ginjal akan pelan-pelan menjadi rusak. Ginjal bisa menjadi rusak dikarenakan cedera fisik atau penyakit seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. Ginjal yang sehat melakukan banyak pekerjaan penting. Antara lain, menyaring darah dari limbah dan cairan yang berlebihan serta membantu tubuh membuat sel darah merah. Tapi begitu ginjal rusak, pekerjaan tersebut tidak dapat dilakukan oleh ginjal. Seiring waktu, hilangnya fungsi ginjal ini bisa menjadi ancaman bagi tubuh. Hal tersebut dapat menyebabkan gagal ginjal. Bila sudah terkena gagal ginjal, maka untuk menggantikan fungsi ginjal tersebut, diperlukan perawatan seumur hidup dengan dialisis/cuci darah atau transplantasi ginjal.

Bagaimana saya tahu kalau saya terkena penyakit ginjal?

Orang dengan diabetes harus diuji untuk penyakit ginjal setidaknya setahun sekali dengan dua tes sederhana.

  1. Tes Urin, untuk melihat apakah ada protein dalam urine.
    Tubuh membutuhkan protein, tapi seharusnya protein tersebut didalam darah bukan di urin. Jika di urin terdapat sejumlah kecil protein,kemungkinan besar ginjal tidak dapat menyaring darah dengan cukup baik. Memiliki protein dalam urin disebut “albuminuria”. Ini bisa jadi pertanda awal penyakit ginjal.
  2. Test darah, untuk memperkirakan GFR (Laju Filtrasi Glomerulus).
    Nilai GFR akan memberitahu seberapa baik ginjal kita bekerja. Nilai GFR diukur dari tes darah untuk produk limbah yang disebut kreatinin. Nilai kreatinin digunakan dalam formula penghitungan GFR.

 

Jika terkena diabetes, apakah perlu mengubah perilaku perawatan diri sejak dini?

Ya, jika menderita kamu menderita diabetes, kamu perlu mengatur pola hidup setiap hari . Untuk pelaksanaanya, kamu perlu mempelajari keterampilan manajemen diri dan mempraktekkan perilaku perawatan diri. Berikut 7 perilaku perawatan diri pada pasien diabetes yang disarankan oleh AADE (American Association of Diabetes Educators)

  • Makan Sehat
    Makan makanan sehat, memahami ukuran porsi dan mempelajari kapan waktu terbaik untuk makan.
  • Aktif melakukan aktivitas fisik dengan teratur, karena dengan jumlah latihan yang tepat, penderita diabetes dapat memperbaiki gula darah dan mengontrol tekanan darah serta menjada berat badan.
  • Monitoring
    Pemantauan (monitoring) kadar gula dalam darah setiap hari membantu anda dan tim kesehatan bagaimana menjalankan diet, aktivitas fisik, dan obat-obatan yang tepat untuk anda. Selain itu perlu juga melakukan pemeriksaan tekanan darah dan berat badan sesering yang direkomendasikan oleh dokter anda
  • Konsumsi Obat
    Beberapa penderita diabetes perlu mengkonsumsi obat diabetes khusus dalam bentuk pil atau suntikan insulin. Komunikasikan obat yang dikonsumsi ke tim kesehatan anda, karena nanti mereka akan menentukan apakah anda perlu atau tidak mengkonsumsi obat tersebut. Mereka juga akan membantu dan mengajarkan cara menyuntikan insulin atau menjelaskan bagaimana obat diabetes bekerja dan kapan harus membawanya. Perlu diingat, tidak semua penderita diabetes perlu mengkonsumsi obat diabetes.
  • Penyelesaian Masalah
    Seseorang dengan diabetes harus memiliki kemampuan penyelesaian masalah diri yang baik. Karena mungkin saja gula darah anda melonjak tinggi secara tiba-tiba, atau sakit. Bila terjadi hal ini, anda harus bisa mengambil keputusan cepat dan tepat tentang makanan, aktivitas dan pengobatan untuk anda.
  • Mengurangi Resiko
    Melakukan pemeriksaan runtin untuk mata, kaki, jantung dan ginjal dapat membantu mengurangi resiko masalah kesehatan lain yang akan timbul karena diabetes. Bagian penting dari perawatan diri adalah belajar untuk memahami, mencari dan secara teratur memperoleh layanan kesehatan preventif.
  • Penting untuk dipahami bahwa emosi dan kesehatan fisik sangat berkaitan. Ini berarti bahwa memiliki kehidupan emosional yang sehat dan keterampilan mengatasi yang baik akan membantu anda untuk hidup lebih lama dan merasa lebih baik.

Sumber:
a. Artike terjemahan “Quality Life With Diabetes” by Nationak Kidney Foundation
b. Picture : Utopia Supplier

(reviewed 2019/01/24)

Bagikan :