Loading...
KesehatanTips

Depresi dan Penyakit Kronis: Berikut Ini 5 Tip Untuk Mengatasinya

Bagi Anda yang baru saja divonis mengalami penyakit gagal ginjal, atau telah lama memiliki penyakit tersebut, mungkin Anda sudah pernah mengalami perasaan “down” atau depresi. Gangguan depresi adalah hal yang paling umum terjadi bagi pasien yang mengalami penyakit kronis, termasuk penyakit gagal ginjal. Perasaan sedih, takut, frustasi atau marah terhadap penyakit adalah hal umum yang terjadi. Ini adalah hal yang lumrah selama mengalami tahapan pengobatan.

Jika Anda merasa sedih dan kewalahan oleh penyakit gagal ginjal yang Anda miliki, apakah ini sebagai pertanda Anda tertekan? Dan kapan sebaiknya Anda mencari bantuan?

Beberapa tips dibawah ini adalah untuk Anda yang mengalami penyakit gagal ginjal kronik:

1. Ketahui gejalanya. Penyakit ginjal dan depresi memiliki banyak gejala yang sama. Termasuk kelelahan, gangguan tidur, napsu makan yang buruk, dan sulit berkonsentrasi. Jika Anda memiliki gejala ini, itu bukan berarti bahwa Anda mengalami gangguan depresi, tetapi ketika Anda mengalami gejala ini, penting bagi Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter, untuk mengetahui apa penyebab dari gangguan tersebut. Perasaaan sedih adalah hal yang normal, terutama jika Anda mengalami penyakit kronis. Kadang-kadang perasaaan sedih ini juga hanya sementara dan mungkin juga akan bertahan lama. Jika selama seminggu tidak ada perubahan, maka sangat disarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui gejala yang berhubungan dengan penyakit ginjal ataukah Anda sedang mengalami depresi. Beberapa gejala tambahan yang diakibatkan oleh depresi termasuk kesulitan melakukan hal-hal yang biasa Anda lakukan dan nikmati, rasa bersalah, malu, tidak berharga, putus asa, menangis, sedih atau marah, menarik diri dari teman atau keluarga, dan pikiran yang dapat merugikan diri sendiri.

2. Jangan takut untuk meminta bantuan. Depresi adalah gangguan yang umum terjadi pada pasien gagal ginjal, kabar baiknya adalah ini bisa diobati! Dokter akan membantu mengatasi hal ini, mungkin termasuk pemberian obat-obatan, konseling atau cara lainnya. Mencari bantuan bukan berarti Anda “gila” ataupun lemah. Ini sebenarnya suatu kekuatan dari dalam diri Anda untuk memahami bahwa Anda memerlukan dan meminta bantuan. Dengan dukungan yang tepat, maka Anda dapat belajar bagaimana cara mengatasi depresi dan menjadi orang yang lebih kuat dan sehat.

3. Berbicaralah. Ingatlah bahwa Anda tidak sendiri. Mencari seseorang untuk sharing dan konseling, dapat membantu Anda untuk mengurangi beban yang sedang Anda pikul. Bersosialisasi dengan temen-teman dan keluarga juga penting, karena memiliki dukungan yang kuat dapat membuat Anda lebih baik untuk mengatasi perasaaan yang Anda alami.

4. Bersabar dan coba berpikir positif. Ketika Anda tidak bisa merubah keadaan, cara terbaik adalah menerimanya. Pikirkan kembali hal-hal positif dalam hidup Anda dan bersyukurlah. Bahkan dengan pengobatan, bersiaplah, karena semua itu butuh waktu secara bertahap untuk memperbaiki suasana hati Anda, tetapi tidak dengan segera.

5. Membuat waktu untuk diri sendiri. Penyakit (gagal) ginjal dapat mempengaruhi hubungan yang Anda miliki, baik itu hubungan pekerjaan dan waktu luang Anda, tetapi cobalah untuk mengatur batasan dari penyakit Anda. Jangan biarkan penyakit gagal ginjal yang Anda miliki mengguras seluruh energi, pikiran dan aktivitas Anda. Beberapa orang merasa sulit menanggani waktu yang dihabiskan hanya untuk dialisis, dikarenakan mereka merasa seperti kehilangan kesempatan untuk melakukan hal-hal lainnya. Cobalah untuk mengukir waktu dengan teman-teman dan keluarga. dan juga, tidurlah dengan 8 jam per hari dan jangan meremehkan kekuatan latihan, dan melepaskan endorfin dengan kuat – zat kimia yang telah terbukti untuk meningkatkan suasana hati dan mengurangi rasa nyeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editor's choice
Skip to toolbar