Pejuang Dialisis: Irwin Sudah Melakukan Tindakan Dialisis Selama 17 Tahun

Pejuang Dialisis: Irwin Ramadhani Syukur, SE
Usia: 36 tahun
Dialisis sejak: Oktober 1999
Lama dialisis: 17 tahun

Irwin adalah seorang pejuang dialisis. Pria kelahiran Jakarta tahun 1980 ini telah menjalani dialisis sejak Oktober 1999. Dari wajahnya tidak terlihat seperti pasien dialisis.

Awalnya, pria yang bekerja sebagai wiraswata ini divonis gagal ginjal yang diakibatkan oleh penyakit polikistik pada ginjalnya disertai pula dengan tekanan darah tinggi. Hal ini yang mengakibatkan Irwin harus melakukan tindakan cuci darah 3 kali dalam seminggu sampai saat ini.

Meski sudah divonis dengan penyakit gagal ginjal, pria dengan lulusan sarjana dari Universitas Trisakti ini selalu optimis akan masa depannya. Semangatnya tersebut menghantarkan dia untuk berkenalan dengan seorang wanita yang sangat luar biasa yang bernama Hanas Trividian. Pada September 2009, mereka pun melangsungkan pernikahan. “Hanas Trividian sangat menerima kondisi saya apa adanya, dia wanita luar biasa” ungkapnya.

Melalui KPCDI, pria yang saat ini melakukan tindakan dialisis di Rumah Sakit Haji Jakarta ini berpesan agar “setiap pasien gagal ginjal jangan pernah selalu menyalahkan diri sendiri. Dan jangan juga berpikir bahwa gagal ginjal adalah bagian dari musibah dan mendekati kematian. Gagal ginjal adalah sebuah takdir. Itu tandanya bahwa Tuhan sedang menguji umatNYA. Yang terpenting adalah tetap semangat. Makan dan minum harus dijaga. Disiplin cuci darah. Jangan bolos. Penyakit gagal ginjal bukan akhir dari segalanya”.  (Jakarta, 21 September 2016)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *