10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Ginjal

1. Mengkonsumsi terlalu banyak garam

Mengkonsumsi tinggi sodium (natrium/garam) dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi) yang dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dari waktu ke waktu. Rasa garam sangat kita kenal, tetapi dapat kita hindarkan. Dengan menurunkan asupan garam sekitar 6-8 minggu, kita akan terbiasa dengan makanan dengan jumlah garam yang jauh lebih rendah. Makanan seperti keripik kentang dan mie instan akan terasa asin.

2. Mengkonsumsi makanan olahan

Makanan olahan merupakan sumber sodium (natrium), nitrat dan fosfat yang tinggi. Dimana telah dikaitkan dengan penyakit kanker, jantung dan ginjal. Coba untuk menerapkan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) atau diet untuk hipertensi, menurunkan berat badan dan kolesterol, untuk memandu kebiasaan pola makan yang sehat.

3. Tidak minum air putih dengan cukup

Tetap terhidrasi dengan baik membantu ginjal membuang sodium (natrium) dan racun dalam tubuh. Minum banyak air putih adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk menghindari penyakit batu ginjal. Orang yang punya penyakit (gagal) ginjal, harus membatasi asupan cairan/minuman. Tetapi bagi kebanyakan orang normal minum 2-3 liter air perhari adalah target yang paling sehat.

4. Terlalu banyak mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit

Terlalu sering mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti NSAIDs ( nonsteroidal anti – inflammatory drugs) dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri, tetapi obat tesebut dapat membahayakan ginjal, terutama jika Anda sudah memiliki penyakit (gagal) ginjal. Kurangi penggunaan NSAIDs dan jangan pernah mengkonsumsi melewati dosis yang telah dianjurkan oleh dokter.

5. Kurang tidur

Istirahat malam yang baik adalah sesuatu hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, termasuk untuk ginjal Anda. Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur-bangun yang membantu mengkoordinasikan beban kerja ginjal selama 24 jam. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur yang kurang, biasanya akan cepat mengalami penurunan fungsi ginjal.

6. Meminum kopi terlalu banyak

Membatasi asupan kafein sangat penting jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, yang mana menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan penyakit (gagal) ginjal dan juga meningkatkan resiko Anda terkena serangan jantung dan strok.

7. Terlalu menyukai semua makanan yang manis

Gula memberi kontribusi untuk obesitas yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit darah tinggi dan diabetes, dua penyebab utama dari penyakit (gagal) ginjal setelah darah tinggi. Selain makanan penutup, gula sering ditambahkan kedalam makanan dan minuman, yang Anda mungkin tidak anggap “manis.” Hindari bumbu, sereal sarapan, dan roti putih yang  memiliki sumber gula olahan. Perhatikan bahan-bahan utama dalam membeli makanan olahan/kemasan untuk menghindari gula tambahan dalam diet Anda.

8. Merokok

Tentu saja merokok tidak baik untuk paru-paru dan jantung Anda. Tetapi apakah Anda tahu bahwa merokok juga tidak baik untuk ginjal Anda? Perokok lebih mungkin untuk memiliki protein dalam urin – tanda stress pada ginjal. Semakin banyak seseorang merokok, semakin besar kemungkinan mereka terjadi kerusakan ginjal.

9. Minum alkohol berlebihan

Peminum berat – lebih dari empat gelas sehari – dapat melipatgandakan resiko terkena penyakit ginjal kronis. Peminum berat yang juga merokok memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena masalah/penyakit (gagal) ginjal. Perokok sekaligus peminum berat memiliki sekitar lima kali lipat kesempatan terkena penyakit ginjal kronis, dibandingkan dengan orang yang tidak merokok atau minum alkohol secara berlebihan.

10.  Duduk terlalu lama

Duduk untuk jangka waktu yang lama, kini telah dikaitkan dengan penyakit ginjal. Meskipun peneliti belum mengetahui kenapa atau bagaimana aktivitas fisik bisa berdampak langsung terhadap kesehatan ginjal. Jelas, bahwa semakin berkurang Anda duduk, dapat dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung yang juga ditandai dengan membaiknya tekanan darah dan metabolisme glukosa, kedua faktor penting dalam kesehatan ginjal.

Sumber: National Kidney Foundation (NKF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *