Zat Besi

Apa itu zat besi?

Zat besi adalah mineral yang penting dibutuhkan tubuh yang erat dengan ketersedian jumlah sel darah merah, dan juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Zat besi ditemukan dalam berbagai macam makanan. Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat besi atau dari obat-obatan yang telah diresepkan oleh dokter Anda.

Apa fungsi zat besi?

Zat besi membantu tubuh Anda dalam banyak cara. Salah satu cara adalah untuk membantu membuat sel-sel darah merah. Sel darah merah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh Anda. Sel darah merah juga memberikan energi yang Anda butuhkan untuk setiap aktivitas. Ginjal akan memerintahkan tubuh untuk membuat sel-sel darah merah. Zat besi juga membantu membuat sel-sel darah merah yang sehat.

Mengapa zat besi begitu penting?

Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat sel-sel darah merah. Tanpa zat besi yang cukup, Anda akan mengalami anemia. Anemia berarti Anda tidak memiliki sel darah merah yang cukup. Akibatnya, darah tidak dapat membawa oksigen yang cukup ke seluruh tubuh Anda. Pastikan Anda memiliki zat besi yang cukup untuk membantu memperbaiki anemia.

Berapa banyak jumlah zat besi yang saya butuhkan?

Anda memerlukan zat besi yang cukup untuk menjaga tingkat hemoglobin yang normal. Hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin terdiri dari oksigen dan zat besi. Jadi, salah satu cara untuk mengetahui apakah tubuh Anda memiliki zat besi yang cukup adalah dengan mengukur berapa banyak hemoglobin dalam darah Anda. Tingkat hemoglobin normal pada orang yang sehat adalah sekitar 12-15 g/dL untuk wanita dan 13-17 g/dL untuk pria. Orang dengan penyakit (gagal) ginjal mungkin memiliki tingkat hemoglobin yang lebih rendah. Lakukan pemeriksaan dengan unit kesehatan untuk menemukan tingkat yang tepat untuk Anda.

Bagaimana menguji tingkat kadar zat besi dalam tubuh saya?

Dua tes penting untuk dapat mengetahui apakah Anda memiliki zat besi yang cukup. Mereka disebut dengan saturasi transferin (TSAT) dan feritin. Anda mungkin membutuhkan zat besi tambahan jika hasil tes ini menunjukkan bahwa TSAT dan ferritin Anda rendah.

Apa yang saya rasakan jika tingkat zat besi saya rendah?

Jika tingkat zat besi Anda rendah, Anda mungkin memiliki hemoglobin yang rendah. Hal ini dapat menyebabkan:

1. Terlihat pucat
2. Mudah lelah dan lemah
3. Merasa “down” atau depresi
4. Merasa sesak napas jika beraktivitas
5. Mengalami nyeri dada
6. Merasa pusing
7. Merasakan mati rasa atau dingin di tangan dan kaki
8. Memiliki detak jantung yang lebih cepat

Berbicara dengan dokter Anda jika Anda memiliki gejala yang tercantum di atas. Tulisakan apa yang Anda rasakan, tentang alergi, obat-obatan, rekam medis sebelumnya dan masalah kesehatan lainnya.

Jika saya memiliki penyakit ginjal, pengobatan apa yang dilakukan jika zat besi saya rendah?

Jika Anda memiliki zat besi yang rendah dan hemoglobin yang rendah, dokter akan membuat rencana perawatan yang tepat untuk Anda. Satu atau lebih cara berikut ini mungkin akan disarankan:

1. Makan lebih banyak dengan jenis makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Namun, makan makanan yang kaya zat besi mungkin sulit dikarenakan pola makan (diet) pada penyakit (gagal) ginjal Anda. Dokter ahli gizi dapat membantu Anda merencanakan makanan yang mengandung zat besi dan mineral lainnya.

2. Mengkonsumsi suplemen zat besi melalui oral dalam bentuk tablet atau cair.

3. Suplemen vitamin dan mineral dengan zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Dokter akan membantu Anda memilih salah satu yang tepat bagi orang dengan penyakit (gagal) ginjal.

4. Obat zat besi yang diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah dapat dilakukan pada saat berkunjung ke dokter atau klinik.

Perlu diingat, suplemen zat besi dapat mempengaruhi obat-obatan lainnya yang mungkin akan dikonsumsi. Bicarakan dengan dokter Anda, ahli gizi, atau apoteker sebelum mengkonsumsi tablet zat besi atau suplemen dalam bentuk cair.

Jika saya memiliki gagal ginjal kronik (GGK), pengobatan apa yang dilakukan jika zat besi saya rendah?

Ada beberapa metode untuk mengobati zat besi yang rendah pada orang dengan gagal ginjal kronik (GGK), tetapi tidak semua orang dengan dialisis dapat digunakan. Dokter Anda akan memutuskan metode mana yang terbaik untuk Anda. Kamu dapat:

1. Mengkonsumsi zat besi extra melalui oral dalam bentuk tablet atau cair.

2. Dapat menyuntikkan zat besi ke pembuluh darah di tempat layanan kesehatan.

3. Menerima suntikan zat besi ke dalam tabung darah selama tindakan hemodialisis.

4. Zat besi ditambahkan melalui dialisat, selama melakukan tindakan hemodialisis.

Kebanyakan orang saat dialisis membutuhkan ekstra zat besi karena:

1. Pola makan (diet) Anda mungkin tidak memiliki makanan yang kaya akan zat besi, seperti, daging merah dan kacang-kacangan, mungkin terbatas. Tanpa makanan kaya zat besi yang cukup, Anda beresiko memiliki zat besi yang rendah. Ahli gizi dapat membantu Anda untuk memilih makanan yang memiliki sumber zat besi, vitamin dan mineral yang baik. Konsultasikan dengan ahli gizi sebelum melakukan perubahan pola makan (diet) Anda.

2. Anda kehilangan sedikit darah selama tindakan hemodialisis. Pada akhir tindakan hemodialisis, biasanya sejumlah kecil darah tertinggal dalam tabung dializer. Hal ini menjadi sumber kehilangan zat besi dari waktu ke waktu. Namun, jika dokter Anda menemukan bahwa Anda mungkin lebih baik menambahkan zat besi melalui dialisat, maka Anda akan diberikan pengobatan ini selama melakukan tindakan hemodialisa.

Apakah zat besi aman?

Penyedia layanan kesehatan Anda akan memeriksa kadar zat besi dalam darah dan memutuskan metode yang paling aman untuk suplementasi zat besi yang tepat untuk Anda. Perbedaan metode termasuk zat besi oral, zat besi IV dan zat besi dialisat. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang pengobatan zat besi Anda. Beberapa pasien memiliki kekhawatiran tentang zat besi IV dan zat besi dialisat. Berikut adalah beberapa informasi tentang keselamatan:

1. Apakah besi IV aman?

Zat besi IV aman bagi kebanyakan orang. Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda memiliki pertanyaan tentang besi IV. Beritahu pada dokter jika Anda memiliki alergi pada obat-obatan. Pada beberapa orang akan mengalami reaksi seperti darah rendah, mual, muntah dan diare. Beberapa reaksi dapat juga menjadi parah dan bahkan mengancam jiwa. Hal ini mungkin dikarenakan terlalu banyak jumlah zat besi.

2. Apakah zat besi dalam dialisat aman?

Penggunaan zat besi pada dialisat telah terbukti membantu menjaga kadar zat besi yang normal dalam tubuh pada pasien hemodialisis (jenis atau zat besi hanya digunakan pada pasien hemodialisis). Sementara studi awal menunjukkan bahwa zat besi dialisat ditoleransi oleh kebanyakan pasien yang menerimanya, tidak ada studi jangka panjang keamanannya. Hal ini hanya dapat diperoleh pada unit hemodialisis dengan sistem persiapan dialisat yang khusus.

Sumber: National Kidney Foundation (NKF)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *