Loading...
CAPDHemodialisisKesehatan

Cara Menjaga Jantung Tetap Sehat Pada Pasien Dialisis

Penyakit jantung sangat umum terjadi pada orang dengan penyakit (gagal) ginjal. Bahkan, penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pada orang yang mengalami gagal ginjal. Tetapi ada hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga jantung dan pembuluh darah agar tetap sehat.

Bagaimana jika sudah memiliki penyakit jantung? Anda dapat mengambil langkah-langkah agar jantung Anda tidak semakin buruk.

1. APA ITU PENYAKIT JANTUNG?

Yang dimaksud dari penyakit jantung adalah sejumlah gangguan yang mempengaruhi jantung atau pembuluh darah. Dokter biasanya menyebut gangguan ini dengan sebutan penyakit kardiovaskular. (Cardio berarti “jantung” dan vaskular berarti “pembuluh darah.”)

Jantung dan pembuluh darah saling bekerjasama untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak, jantung, kaki dan paru-paru. Jika seseorang mengalami kerusakan pada jantung dan pembuluh darah, ini bisa menjadi masalah serius. Hal ini dapat menyebabkan nyeri dada, serangan jantung, stroke atau bahkan kematian.

Ada dua jenis yang umum pada penyakit jantung yaitu:

a. Gagal jantung.

Gagal jantung tidak berarti jantung Anda berhenti untuk memompa. Maksud gagal jantung artinya jantung Anda tidak dapat memompa darah dan cairan ke seluruh tubuh dengan baik. Gagal jantung adalah kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh pada tekanan yang tepat atau terjadinya penyempitan/terhambatnya pembuluh darah yang men-supply oksigen ke jantung.

b. Penyakit jantung koroner.

Penyakit ini dapat terjadi jika pembuluh darah yang membawa oksigen ke jantung mengalami penyempitan atau terhambat oleh lemak. Bahkan, meskipun jantung dapat memompa darah dengan baik, darah tidak bisa dialirkan melalui pembuluh darah karena adanya penyumbatan.

2. KENAPA SAYA LEBIH BERESIKO MEMILIKI PENYAKIT JANTUNG JIKA MELAKUKAN DIALISIS?

Selain memiliki gagal ginjal, kebanyakan orang dengan dialisis akan memiliki satu atau lebih penyakit, yaitu:

a. Diabetes
b. Tekanan darah tinggi
c. Anemia (jumlah sel darah merah yang rendah)
d. Tingginya kadar lemak dalam darah seperti kolesterol
e. Ketidakseimbangan mineral dalam tubuh, seperti kalsium dan fosfor yang dapat mengarah ke masalah dan penyakit jantung.

Masing-masing kondisi diatas akan memaksa jantung bekerja lebih keras, dimana aliran darah dan oksigen berkurang menuju jantung.

Ketika jantung Anda dipaksa bekerja lebih keras, maka akan terjadi pembengkakan jantung. Pada akhirnya jantung Anda akan kehilangan kemampuan untuk memompa darah dengan baik. Hal ini akan menyebabkan gagal jantung bahkan kematian.

3. APA SAJA RESIKO YANG DAPAT MEMPENGARUHI PENYAKIT JANTUNG?

Anda juga memiliki risiko tinggi untuk memiliki penyakit jantung jika Anda:

a. Kelebihan berat badan.
b. Merokok.
c. Tidak berolahraga.
d. Usia dari 45 (untuk pria), atau 55 (untuk wanita).
e. Memiliki riwayat keluarga dengan jantung, penyakit ginjal, atau keduanya.

4. APA SAJA YANG DILAKUKAN UNTUK MEMERIKSA PENYAKIT JANTUNG?

Anda harus melakukan pemeriksaan penyakit jantung dan pembuluh darah saat pertama kali melakukan dialisis. Pemeriksaan tersebut mencakup:

a. Elektrokardiogram (EKG) atau electrocardiogram (ECG) adalah tes medis untuk mendeteksi kelainan jantung dengan mengukur aktivitas listrik yang dihasilkan oleh jantung, sebagaimana jantung berkontraksi. EKG dapat membantu mendiagnosis berbagai kondisi kesehatan seperti aritmia jantung, pembesaran jantung, peradangan jantung (perikarditis atau miokarditis), dan penyakit jantung koroner. EKG harus diulang pemeriksaan setahun sekali.

b. Tes Ekokardiografi atau USG jantung, atau yang lebih sering disingkat dengan sebutan Echo, merupakan suatu pemeriksaan yang memberikan gambaran jantung Anda yang sedang berdenyut dan dapat merekam gambar dengan sempurna, yang dapat membantu Dokter Anda dalam mengevaluasi kesehatan jantung Anda.

Dalam beberapa kasus, Anda juga perlu:

a. Stress echocardiography – Untuk membantu memeriksa penyumbatan di arteri yang menuju ke jantung. Test ini melibatkan pemeriksaan ekokardiogram sebelum dan selama atau setelah stres fisik, biasanya dengan latihan treadmill. Bisa juga dengan mengunakan test “nuclear imaging” sebagai pengantinya.

b. Coronary angiography – suatu prosedur sinar-x (X-Ray) untuk memeriksa pembuluh darah arteri jantung (coronary artery/artery koroner) dengan kamera khusus untuk melihat apakah pembuluh darah koroner mengalami penyempitan atau penyumbatan. Prosedur ini merupakan suatu prosedur yang penting bila dokter menduga atau mengetahui menderita penyakit jantung koroner.

Untuk dapat melihat arteri koroner diperlukan suatu zat yang dinamakan zat kontras yang disuntikan melalui selang kecil yang disebut kateter, kemudian dimasukan melalui arteri yang besar melaui pergelangan tangan atau selangkangan. Dokter yang melakukan prosedur ini, dengan hanya melakukan pembiusan lokal, akan memasukkan sebuah selang plastik penjang dan tipis ke dalam sebuah pembuluh darah arteri di lipat paha atau tangan. Selang yang tipis dan fleksible ini disebut kateter, sehinga prosedur tersebut juga sering dikenal sebagai Kateterisasi Jantung. Dokter Anda akan memutuskan jenis khusus pewarna kontras yang aman bagi pasien dialisis.

5. APA SAJA PENGOBATAN YANG SAYA BUTUHKAN JIKA SAYA MEMILIKI PENYAKIT JANTUNG?

Pengobatan Anda akan tergantung pada jenis penyakit jantung yang Anda miliki. Pengobatan tersebut meliputi:

a. Minum obat teratur.

b. Perubahan gaya hidup (pola diet untuk jantung sehat, berolahraga secara teratur, menurunkan berat badan jika diperlukan).

c. Angioplasti. Suatu prosedur untuk membuka penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah jantung.

d. Bypass jantung, ini dilakukan dengan membuat saluran baru melewati arteri koroner yang mengalami penyempitan dan juga penyumbatan sehingga ada aliran darah baru yang membawa oksigen ke jantung. Saluran baru yang dibuat berasal dari pembuluh darah nadi dan pembuluh darah balik dari bagian tubuh lain, kemudian dicangkokkan ke arteri koroner yang mengalami penyempitan dan penyumbatan.

Beberapa pengobatan mungkin perlu disesuaikan dengan kebutuhan khusus Anda sebagai pasien dialisis. Sebagai contoh, beberapa dosis obat yang perlu disesuaikan.

6. DAPATKAH PASIEN DIALISIS MELAKUKAN APA SAJA UNTUK MENJAGA KESEHATAN JANTUNG?

IYA. Orang-orang dengan dialisis memiliki kebutuhan kesehatan khusus. Dokter Anda akan membuat rencana pengobatan berdasarkan kebutuhan setiap masing-masing individu.

Anda juga dapat mengikuti sepuluh “Tips” untuk memiliki jantung yang sehat.

a. Mengikuti diet jantung sehat.
b. Olah raga atau aktivitas fisik secara teratur.
c. Menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah Anda tetap terkontrol.
d. Menjaga keseimbangan kalsium dan fosfor dalam darah.
e. Jika Anda memiliki diabetes, menjaga gula darah Anda tetap terkontrol.
f. Jika Anda memiliki anemia, dapatkan pengobatan segera.
g. Berhenti merokok.
h. Mengurangi stres.
i. Menjaga berat badan yang ideal dan sehat.
j. Menjaga asupan cairan.

Reference:

National Kidney Foundation (NKF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Editor's choice
Skip to toolbar