Berat Badan Kering Bagi Pasien Dialisis

1. Apa itu berat badan kering?

Berat badan yang normal adalah tanpa cairan ekstra di dalam tubuh, ini yang disebut “berat badan kering”. Cairan ekstra bisa berbahaya dan menyebabkan tekanan ekstra pada tubuh, termasuk jantung dan paru-paru.

Bila Anda memiliki gagal ginjal, maka tubuh Anda tergantung pada tindakan dialisis untuk membuang cairan ekstra dan limbah yang tertimbun di dalam tubuh  antara sesi/jadwal perawatan dialisis berikutnya.

Ketika memulai tindakan dialisis, temukan berat badan kering Anda dengan tindakan dialisis tersebut. Beritahu segera kepada perawat dialisis jika Anda mengalami kram, pusing, atau mual selama atau setelah tindakan dialisis. Gejala-gejala ini dapat terjadi jika terlalu banyak cairan dibuang dari dalam tubuh, atau jika cairan dibuang dengan waktu singkat.

Jika Anda memiliki cairan ekstra dalam tubuh, Anda mungkin perlu menambah jadwal atau waktu hemodialisis tambahan. Temukan batasan yang aman seberapa banyak cairan yang dapat dibuang selama setiap tindakan dialisis.

2. Bagaimana cara menghitung berat badan kering?

Berat kering Anda diukur dalam satuan kilogram. Kebanyakan pasien hemodialisis disarankan untuk membatasi kenaikan berat badan mereka tidak lebih 1 kilogram per hari. Banyak pasien beranggapan bahwa 1 kilogram tidak terdengar banyak. Namun, faktanya hampir 2-5 kilogram bahkan lebih, cairan yang perlu dibuang dari dalam tubuh setiap tindakan dialisis, Anda harus melihat kembali betapa pentingnya membatasi cairan antara sesi dialisis berikutnya.

3. Bagaimana cara mengetahui jika saya sudah memiliki berat badan kering?

a. Tekanan darah Anda berada dalam batasan normal, setelah dialisis atau sebelum sesi dialisis berikutnya.

b. Anda tidak mengalami pusing atau kram antara sesi dialisis.

c. Anda tidak memiliki bengkak di kaki, mata kaki, lengan, tangan, atau sekitar mata Anda.

d. Pernapasan Anda nyaman dan mudah.

4. Bagaimana menjaga berat badan kering setelah dialisis?

a. Perhatikan asupan cairan Anda. Dokter dapat memberikan saran apa yang tepat untuk Anda.

b. Kebanyakan pasien hemodialisis tidak boleh minum lebih dari satu liter per hari (jika jadwal dialisis 3 kali seminggu). Konsultasikan kepada dokter berapa banyak cairan yang tepat untuk Anda.

c. Mengikuti pola diet khusus bagi pasien dialisis dan membicarakan hal ini kepada ahli nutrisi.

d. Hindari makanan asin. Garam dapat menahan cairan extra di dalam tubuh. Hal ini juga membuat Anda semakin haus, yang membuatnya sulit untuk mengontrol asupan cairan antara jadwal dialisis berikutnya.

e. Tetap memperhatikan berat badan harian Anda. Memperhatikan/memantau berat badan adalah penting antara sesi dialisis berikutnya. Jika melihat berat badan Anda naik secara tiba-tiba, hubungi dokter segera.

5. Apa yang terjadi jika saya kehilangan atau bertambah berat badan?

Jika berat badan Anda berubah, tim dokter dialisis Anda akan menyesuaikan berat kering seperlunya.

Reference:

National Kidney Foundation (NKF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *