Diet Dan Transplantasi Ginjal

Jika Anda sudah memiliki transplantasi organ yang baru, Anda mungkin akan bertanya apakah diet/pola makan yang dilakukan akan berbeda dari sebelum transplantasi? Anda bisa berkonsultasi ke dokter ahli gizi.

 

1. Apakah saya perlu melakukan diet khusus?

Iya. Setelah melakukan transplantasi organ, diet masih sangat diperlukan. Diet pada transplantasi lebih mudah dilakukan dari pada saat melakukan dialisis (cuci darah)

 

2. Apakah obat-obatan yang saya konsumsi akan mempengaruhi diet?

Iya. Diet akan terpengaruh oleh penggunaan obat yang kita konsumsi untuk mencegah penolakan pada organ transplantasi. Beberapa obat anti-penolakan yang umum dikonsumsi dan mempengaruhi diet Anda adalah:

  • Steroid (prednisolone)
  • Siklosporin (Sandimmune, Neoral, Gengraf)
  • Tacrolimus (Prograf)
  • Azathioprine (Imuran)
  • Mycophenolate (Cellcept)

Daftar obat anti-penolakan akan terus berkembang dan selalu dikembangkan. Obat-obatan ini dapat mengubah cara tubuh dalam bekerja dengan cara yang berbeda.

 

3. Apakah tubuh saya menjadi gemuk?

Banyak pasien memiliki selera makan yang lebih baik setelah mereka melakukan tindakan transplantasi organ, dan mereka mendapatkan berat badan yang tidak diinginkan (gemuk). Batasi makanan tinggi kalori seperti makanan berlemak, permen, kue-kue dan makanan lain yang kaya lemak atau gula. Anda dapat membantu untuk mengontrol kalori Anda dengan makan:

  • Sayuran dan buah-buahan
  • Daging tanpa lemak, unggas berkulit dan ikan
  • Produk susu tanpa lemak
  • Minuman bebas gula seperti diet soda.

Dengan mengontrol berat badan Anda, hal ini akan mengurangi resiko dari masalah seperti penyakit jantung, diabetes dan tekanan darah tinggi. Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih, Anda perlu latihan atau beraktivitas fisik lebih banyak lagi, dan mengikuti program diet rendah kalori. Tanyakan kepada dokter Anda atau ahli gizi untuk membuat sebuah perencanaan tentang makanan yang rendah kalori.

 

4. Bagaimana dengan kolesterol dan trigliserida?

Kadar lemak (kolesterol atau trigliserida) dalam darah Anda mungkin tinggi. Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida dapat menyebabkan penyakit jantung. Ada banyak langkah yang dapat diambil untuk menurunkan lemak dan kolesterol dalam darah Anda.

 

5. Bagaimana dengan makanan tinggi karbohidrat?

Anda harus mengetahui beberapa fakta penting tentang makanan dengan tinggi karbohidrat yaitu:

  • Karbohidrat berasal dari gula dan pati.
  • Karbohidrat sumber bahan bakar dan energi bagi tubuh Anda.
  • Ketika Anda mengkonsumsi obat-obatan steroid, sulit bagi tubuh Anda untuk menggunakan karbohidrat ekstra. Hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah Anda menjadi tinggi dan dapat menyebabkan diabetes.

 

6. Apakah saya masih harus mengikuti diet rendah garam?

Pada umumnya, setiap orang masih perlu membatasi asupan garam setelah mereka melakukan tindakan transplantasi, meskipun berbeda tiap-tiap orang. Obat-obatan transplantasi, terutama steroid, mungkin bisa menjadi penyebab tubuh menahan cairan, dan garam membuat masalah ini menjadi lebih buruk. Kelebihan cairan tubuh meningkatkan tekanan darah. Dengan mengontrol tekanan darah, ini sangat penting untuk menjaga transplantasi Anda. Dokter akan memutuskan berapa banyak asupan sodium yang terbaik untuk Anda.

 

7. Bagaimana dengan protein?

Ini alasan kenapa protein begitu sangat penting:

  • Untuk membangun dan memperbaiki otot serta jaringan tubuh.
  • Untuk membantu penyembuhan pasca operasi.

Asupan protein Anda harus lebih tinggi dari pada biasanya (normal) pasca transplantasi, ini untuk membantu membangun jaringan otot yang akan dipecah oleh steroid dengan dosis tinggi. Kemudian, Anda dapat kembali mengkonsumsi asupan protein yang sedang.

 

8. Bagaimana dengan kalium?

Selama transplantasi ginjal bekerja dengan baik, Anda dapat mengkonsumsi jumlah kalium yang normal dari setiap makanan. Namun, beberapa obat-obatan transplantasi dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah, sedangkan obat-obatan lainnya malah sebaliknya, yaitu dapat menurunkan.

 

9. Apakah kalsium dan fosfor juga dapat bermasalah?

Anda mungkin perlu memperhatikan lebih dekat kadar kalsium dan fosfor dalam darah Anda. Jika Anda telah mengalami gagal ginjal selama beberapa bulan bahkan tahun, mungkin tubuh Anda tidak memiliki keseimbangan kadar kalsium dan fosfor dalam darah yang sangat diperlukan untuk kesehatan tulang.

Beberapa bulan setelah transplantasi, dokter akan melakukan pemeriksaan tulang Anda dan berbicara tentang cara terbaik untuk menjaga kesehatan tulang Anda. Sementara itu, pada orang dewasa membutuhkan dua porsi dalam sehari dari produk susu (susu rendah lemak, keju dan yoghurt). Kecuali dokter memberitahukan kepada Anda bahwa Anda tidak perlu mengkonsumsi makanan ini lagi.

Ketika dokter Anda memutuskan bahwa Anda membutuhkan banyak kalsium dan fosfor, mungkin dengan dibantu mengkonsumsi suplemen akan menjadi pilihan bagi dokter Anda. Mengkonsumsi suplemen harus dengan resep dokter. Jangan mengkonsumsi suplemen tanpa persetujuan dari dokter, karena hal ini dapat menyebabkan masalah pada organ transplantasi Anda.

 

10. Bagaimana jika saya memiliki penyakit diabetes?

Pasca transplantasi, pola diet yang baru mungkin lebih tinggi mengkonsumsi protein dan makan makanan dengan rendah gula, ini dikarenakan efek dari steroid dan obat-obatan lainnya. Bekerjalah dengan dokter dan ahli gizi Anda, untuk menjaga pola makan dan gula darah yang terkontrol dengan baik.

 

Reference:

National Kidney Foundation (NKH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *